Makassar, 18 November 2016- Hari ini Menteri Pertanian Republik Indonesia memberikan kuliah umum di Ruang Teater, Gedung Phinisi Lantai 3. Kuliah ini dihadiri mahasiswa dan dosen dari berbagai jurusan dan juga dihadiri siswa/i SMK khususnya yang berasal dari SMK Pertanian. Adapun materi yang diangkat dalam kuliah umum ini adalah "Arah Kebijakan Sektor Pertanian Dalam Percepatan Pembangunan Bangsa" yang dibawakan langsung oleh bapak Menterki Pertanian yakni bapak Dr.Ir.H.Andi Amran Sulaiman, MP. Hal ini memberikan kebangaan tersendiri bagi mahasiswa UNM karena bisa bertemu langsung dengan beliau. Beliau rela meluangkan waktunya jauh dari pusat untuk memberikan kuliah umum di UNM meskipun kita ketahui beliau memang asli SulSel, tetapi tentu saja seorang menteri punya segudang kesibukan yang mesti dikerjakan.
Kamis, 17 November 2016
Kamis, 05 Mei 2016
Foto-foto Penelitian di Tanjung Bayang, Kec. Tamalate, Kota Makassar
Setelah melewati Pelatihan Metodologi Penelitian. Sebagai prasyarat mengikuti Orientasi Manajemen Keorganisasian LPM Penalaran UNM kami diwajibkan membuat suatu penelitian. Tema yang kami ambil adalah Evaluasi Lahan. Setelah melakukan diskusi dengan teman kelompok yang beranggotakan 5 orang (Agusman, Mahyuddin, Zulfikar, Ruly Novita Sari dan Herawati) , mentor (Nur Aulia Musrah dan Afiq Agung) dan Panitia Pengarah (Khairunnisa adri) maka judul yang kami angkat dalam penelitian ini adalah "
STUDI KESESUAIAN LAHAN PANTAI WISATA TANJUNG BAYANG KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR BERDASARKAN KARAKTERISTIK OSEANOGRAFI"
Isi penelitian tidak bisa kami tampilkan dalam blog ini.
STUDI KESESUAIAN LAHAN PANTAI WISATA TANJUNG BAYANG KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR BERDASARKAN KARAKTERISTIK OSEANOGRAFI"
Isi penelitian tidak bisa kami tampilkan dalam blog ini.
Pengukuran Lebar Pantai
Pengukuran parameter kuat arus
Rabu, 30 Maret 2016
Puisi Ayah dan Bunda oleh Ust.Jefri
AYAH
DAN BUNDA
Ayah
dan bunda
Mereka
adalah sosok yang sangat luar biasa dalam kehidupan kita
Kita
menjadi saksi perjuangan mereka yang begitu sangat luar biasa dalam kehidupan
ini
Cucuran
keringat yang keluar, perginya ayah kita dari rumah kita untuk mencari nafkah
Pagi
siang malam kadang tak pulang
Ternyata
semua itu dilakukan hanya untuk kita
Lalu
bagaimana dengan bunda, tidak pernah dihiraukannya rasa sakit yang mendera
Apalagi
saat kita dikandungnya
Sembilan
bulan kita berada didalam perutnya
Saat-saat
yang menegangkan saat kita dilahirkan
Itu
adalah saat yang paling berat dirasakan oleh ibunda kita
Yang
ada dipikirannya hanya bagaimana kita bisa keluar dengan selamat menatap dunia
ini
Maka
yang pantas bagi kita adalah apa?
Kita
mengangkat hati, kita bermunajat, kita meminta kepada Allah untuk ayah dan
bunda kita
Duhai
Allah yang maha rahmat dan maha Rahim
Engkau
pasti mendengar apa yang kami pinta Ya Allah
Engkau
pasti tahu apa yang kami harapkan untuk ayah dan bunda kami
Ya
Allah selamatkan mereka
Jikalau
mereka masih hidup
Kami
hanya memohon Ya Allah
Panjangkanlah
umur taat mereka,umur ibadah mereka
Jangan
susahkan mereka dalam kehidupan ini
Karena
mereka sudah susah mengasuh membesarkan kami
Jangan
biarkan kami membuat hati mereka luka
Bahkan
air mata mengalir dari kedua mata mereka
Ya
Allah Ya Rahman, untuk mereka ayah bunda kami yang sudah berada di alam
kuburnya
Kami
memohon kepada engkau Ya Allah
Jangan
siksa Ya Allah, jangan di azab
Jadikan
kuburnya taman-taman syurga
Berikankan
harum aroma syurga di dalam kuburnya
Jadikan
setiap amal baiknya adalah sahabat di alam kuburnya
Kami
menjadi saksi Ya Allah, bahwa mereka adalah orang yang luar biasa dalam
kehidupan kami
Ya
rabbi, jikalau nanti Ya Allah engkau betul-betul selamatkan kami
Kami
hanya ingin engkau mempertemukan kami dengan kedua orang tua kami lagi
Rindu
Ya rabb, rindu hati ini
Menatap
wajahnya mendengar suaranya,rindu dengan kehangatan pelukannya Ya Allah
Ya
rabbi Ya rabbana,syurga itu tidak akan datang tanpa kedua orang tua kami
Syurga
itu tidak akan pernah tanpa mereka Ya Allah
Mereka
yang membuat kami seperti ini
Mereka
itu yang telah menjadikan kami bermanfaat dalam kehidupan mereka Ya rabbana
Jangan
biarkan kami terpisah , jangan biarkan kami tidak bisa lagi melihat wajah
keduanya Ya Allah
Ya
rabbana selamatkan mereka
Selamatkan
mereka
Puisi Ayah dan Bunda oleh Ust.Jefry Al-Buchori
AYAH
DAN BUNDA
Ayah
dan bunda
Mereka
adalah sosok yang sangat luar biasa dalam kehidupan kita
Kita
menjadi saksi perjuangan mereka yang begitu sangat luar biasa dalam kehidupan
ini
Cucuran
keringat yang keluar, perginya ayah kita dari rumah kita untuk mencari nafkah
Pagi
siang malam kadang tak pulang
Ternyata
semua itu dilakukan hanya untuk kita
Lalu
bagaimana dengan bunda, tidak pernah dihiraukannya rasa sakit yang mendera
Apalagi
saat kita dikandungnya
Sembilan
bulan kita berada didalam perutnya
Saat-saat
yang menegangkan saat kita dilahirkan
Itu
adalah saat yang paling berat dirasakan oleh ibunda kita
Yang
ada dipikirannya hanya bagaimana kita bisa keluar dengan selamat menatap dunia
ini
Maka
yang pantas bagi kita adalah apa?
Kita
mengangkat hati, kita bermunajat, kita meminta kepada Allah untuk ayah dan
bunda kita
Duhai
Allah yang maha rahmat dan maha Rahim
Engkau
pasti mendengar apa yang kami pinta Ya Allah
Engkau
pasti tahu apa yang kami harapkan untuk ayah dan bunda kami
Ya
Allah selamatkan mereka
Jikalau
mereka masih hidup
Kami
hanya memohon Ya Allah
Panjangkanlah
umur taat mereka,umur ibadah mereka
Jangan
susahkan mereka dalam kehidupan ini
Karena
mereka sudah susah mengasuh membesarkan kami
Jangan
biarkan kami membuat hati mereka luka
Bahkan
air mata mengalir dari kedua mata mereka
Ya
Allah Ya Rahman, untuk mereka ayah bunda kami yang sudah berada di alam
kuburnya
Kami
memohon kepada engkau Ya Allah
Jangan
siksa Ya Allah, jangan di azab
Jadikan
kuburnya taman-taman syurga
Berikankan
harum aroma syurga di dalam kuburnya
Jadikan
setiap amal baiknya adalah sahabat di alam kuburnya
Kami
menjadi saksi Ya Allah, bahwa mereka adalah orang yang luar biasa dalam
kehidupan kami
Ya
rabbi, jikalau nanti Ya Allah engkau betul-betul selamatkan kami
Kami
hanya ingin engkau mempertemukan kami dengan kedua orang tua kami lagi
Rindu
Ya rabb, rindu hati ini
Menatap
wajahnya mendengar suaranya,rindu dengan kehangatan pelukannya Ya Allah
Ya
rabbi Ya rabbana,syurga itu tidak akan datang tanpa kedua orang tua kami
Syurga
itu tidak akan pernah tanpa mereka Ya Allah
Mereka
yang membuat kami seperti ini
Mereka
itu yang telah menjadikan kami bermanfaat dalam kehidupan mereka Ya rabbana
Jangan
biarkan kami terpisah , jangan biarkan kami tidak bisa lagi melihat wajah
keduanya Ya Allah
Ya
rabbana selamatkan mereka
Selamatkan
mereka
Renungan
RENUNGAN
Subhanallah,,,
Anda
melihat ibu anda sekarang berada di depan anda
Ternyata
tangan itu adalah tangan ibu anda yang
sedang memanggil anda
Sekarang
anda lihat sosok ibumu itu yang setiap hari anda marahi
Dan
hari itu berada di depanmu
Anda
melihat wajahnya semakin tua karena memikirkan kemaksiatan yang kita lakukan
Anda
lihat wajahnya yang semakin tua karena memikirkan anaknya yang nakal dan tidak
pernah menurut dengannya
Anda
lihat kerut wajahnya yang semakin tua karena mungkin beliau sedang sakit tapi
dia tidak ceritakan kepadamu Karena takut menggangu pelajaranmu
Anda
lihat wajahnya dan rambutnya semakin putih karena dia mungkin menderita
penyakit kronis tapi tidak ceritakan kepadmu karena takut mengganggu
pelajaranmu
Kemudian
ibumu tersenyum kepadamu
Senyum
yang sangat indah
Kemudian
ibumu mengecup keningmu
Sebagaimana
ketika dia kecup saat engkau sakit saat engkau kecil dulu
Kemudian
ibumu mengusap kepalamu sebagaimana ia mengusap ketika engkau sedih waktu TK
dan SD dulu
Kemudian
ibumu itu memelukmu dan engkau merasakan
energy cinta dan keikhlasan ibumu mengalir pada dirimu malam ini
Kemudian
ibumu mengecup keningmu dan pipi sebelah
kanan dan kirimu
Sebaimana
yang biasa dia lakukan saat mengantarmu ke TK saat engkau kecil dulu
Kemudian
ibumu membisikkan di telingamu
Wahai
anakku yang ibu cintai maafkan ibu menggangumu di pantai yang indah ini
Maafkan
kesalahan ibu selama ini yah nak
Kalau
ibu senantiasa menyuruhmu untuk shalat lima waktu
Kalau
ibu senantiasa menyuruhmu belajar dan mematikan televisi
Kalau
ibu senantiasa untuk berbakti kepada ibu dan ayahmu
Sebetulnya
ibu tidak minta apa-apa nak
Ibu
Cuma minta do’akan ibu satu menit saja setelah shalat-shalatmu
Nak,
ibu tidak tau apakah kau pulang nanti engkau masih bisa melihat dan bertemu dengan
ibu
Mungkin
ketika mobil sekolah mengantarkanmu ke rumah
Engkau
melihat orang sudah berkumpul di rumahmu
Dan
ketika kau masuk ke dalam rumahmu
Kau
sudah melihat ibumu ditututpi oleh kain
Ketika
kau raba wajah ibu telah dingin
Ketika
kau raba nadi ibu sudah tidak berdetak
Seandainya
itu yang terjadi wahai anakku, maafkan ibumu ini, maafkan
Jikalau
ketika kecil dulu ibu sering memarahimu
Terus
terang nak, sejak dulu ibu ingin beli baju baru tapi selalu aku tahan supaya
engkau bisa beli beli baju baru supaya engkau tidak malu dengan kawanmu
Ibu
ingin beli daster dan sandal baru tapi selalu ibu tahan supaya engkau bisa beli
sepatu baru supaya engkau tidak malu dengan kawanmu
Seandainya
ibu tidak bisa menemuimu lagi, Ibu titip ayahmu nak
Temani
dia, gantikan ibu untuk memasakkan masakan kesukaannya
Lihatlah
baju ayahmu, bahkan ketika engkau bangun tidur siang di sore hari
Ayahmu
belum pulang bukan?
Bahkan
ketika kau habis sholat ashar, engkau akan belajar ayahmu mungkin belum pulang
Ketika
dia pulang engkau melihat bajunya basah karna keringat untuk membesarkan dan
menyekolahkanmu
Temani
ayahmu nak, berbaktilah kepadanya
Karena
hanya dialah satu-satunya kunci syurga yang bisa engkau masuki
Sekali
lagi ibu minta maaf jikalau ibu tidak sering berkenang kepadamu
Maafkan
ibu nak, maafkan ibumu yang dhoif dan lemah ini
Satu
yang harus engkau ketahui dibalik semua kata-kata ibu, ibu selalu mencintaimu
Dan
ibu selalu bangun malam mendo’akan kesuksesan untukmu
Walaupun
kamu tertidur nyenyak di kamarmu
Kemudian
ibumu melepaskan pelukannya dan dia meninggalkan kamu
Dia
melambaikan tangan kepadamu
Dan
saat itu kau bersimpuh di pantai itu
Ibumu
telah hilang dipandandanganmu dan entah apakah kau bisa melihat wajah ibumu
yang indah lagi
Rabbigfirli
waliwalidayya warhamhuma kama robbayani sogiira
Ya
Allah Ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku sebagaimana ia telah
menyayangiku saat aku kecil dulu
Lindungi
mereka saat mereka melindungiku dengan menjadikan tubuhnya sebagai selimut
Dan
seakan-akan tak rela satu nyamuk pun menyentuhku
Sayangi
mereka saat mereka menemaniku di rumah sakit Ya Allah
Sayangi
mereka sebagaimana mereka mengantarkanku mendaftar SMA
Mengantarkanku
di pintu rumah setiap hari
Memasakkan
aku nasi goreng kesukaanku
Padahal
dia belum sarapan untuk mengisi perutnya
Tapi
dia antarkan aku di pintu rumah
Dan
dia selalu mendo’akan kebaikan kepadaku
Sayangi
mereka Ya Allah
Seandainya
kau masih memberikan akau kesempatan untuk membahagiakan mereka Ya Allah
Aku
ingin sekali mengajaknya bertawaf di Baitullah
Aku
ingin sekali mengajaknya dan menggandeng tangannya untuk sa’I antara safa dan
marwah
Untuk
berdo’a di Roudho di masjid Nabawi dengan uang hasil keringatku sendiri Ya
Allah
Ingin
sekali aku memberikan hadiah ulang tahun untuk mengajaknya naik haji Ya Allah
Astagfirullahaladzim..Astagfirullahaladzim..Astagfirullahaladzim
Rabu, 24 Februari 2016
Selasa, 23 Februari 2016
Karya anak Pendidikan Teknologi Pertanian FT UNM
baru-baru ini mahasiswa pendidikan teknologi pertanian membuat sebuah karya tanaman hidroponik yang dipasang di depan lab tepatnya di dindiding luar ruang pengering. Karya tersebut berupa sebuah pipa yang memanjang, dan sepanjang pipa itu dibuat lubang dan diletakkan gelas plastik yang berisi tumbuhan sawi yang ditanami menggunakan media nontanah. Pipa itu dialiri air yang berasal dari drum penampungan air yang berada dibawah pipa-pipa. Drum itu berisi air yang akan dialirkan ke pipa besar tempat diletakkannya tanaman-tanaman sawi.Air tersebut mengalir menggunakan pompa hisap,sehingga air tersebut mengalami siklus dari drum kemudian mengalir ke atas pipa dan kembali ke drum.
Langganan:
Postingan (Atom)
BPS Kembali Laksanakan SAINS Semester Genap
Hari ini (10/03/2019) Badan Pelaksana SAINS (BPS) kembali melaksanakan Pembukaan Studi Al-Qur'an Intensif di Masjid Ulil Al...
-
AYAH DAN BUNDA Ayah dan bunda Mereka adalah sosok yang sangat luar biasa dalam kehidupan kita Kita menjadi saksi perjuangan mereka ya...
-
Bismillah.. Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakatuh Perkenalkan kami dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Pertan...
-
LAPORAN DISKUSI KELOMPOK.5 TUGAS.7 PENGANTAR TEKNOLOGI PERTANIAN PENGENALAN ALAT DAN MESIN PEMISAH BULIR PADI DARI GABAHNYA ...










